Jumat, 20 Juni 2008

Foreplay Sebelum Penetrasi ala Lianny




Simaklah pengalaman Ira yang dituturkan saat istirahat makan siang di kantornya. Malam itu Ira hanya melulurkan balsem sambil memijat lembut tubuh sang suami yang pegal-pegal. Beberapa menit kemudian mereka sudah seru bergumul mesra diakhiri orgasme sangat dalam dan membahagiakan.

Pijat, menurut Lianny Hendranata, pengarang buku Seksualitas, Tombol Menuju Kebahagiaan, adalah obat mujarab untuk menghilangkan penyakit jenuh dan kehilangan gairah seks dalam rumah tangga. “Kenapa tidak menggunakan pijat sebagai sarana rileksasi sekaligus rekreasi bagi jiwa suami istri,” tutur ahli terapi aura ini.

Pijatan yang dimaksud olehnya dilakukan bersama pasangan dengan atau tanpa maksud untuk melakukan hubungan intim. “Hasil survei pada banyak pasangan, saling pijat itu hampir selalu berakhir dengan hubungan suami istri yang terasa lebih mesra dan hampir dipastikan mencapai orgasme bersama,” katanya, dengan senyum penuh arti.

Wajar jika terjadi orgasme dalam hubungan seks yang berawal dari pijat tersebut. Sebab, pijatan lembut penuh kasih sayang itu meletupkan dan memijarkan energi kasih suami istri, sehingga menghasilkan kemesraan. “Akan berakhir dengan perasaan bahagia,” ujarnya.

Kesempatan pijat itu adalah waktu bagi suami istri untuk saling mengenal dan menghargai setiap jengkal tubuh pasangan. Juga untuk mengenali daerah erotis masing-masing. “Dibutuhkan partisipasi bersama agar bersama mencapai klimaks.

Suami istri sebaiknya bersikap saling responsif. Tak harus ada jeritan atau erangan dalam berhubungan seks, tetapi sikap pasif dan dingin sebaiknya juga dijauhi,” sebutnya.

Suami istri, terlebih yang sudah lama berumah tangga, sebaiknya tak perlu malu-malu lagi untuk memberitahu pasangannya apa yang diinginkan. “Katakan saja bagian mana yang memberi sensasi menyenangkan dan menimbulkan gairah.

Bila tak suka posisi atau gerakan tertentu, katakan saja terus terang. Hal ini sangat penting untuk selalu diutarakan dua arah, sebab inilah kunci kelanggengan hidup berpasangan,” paparnya.

Namun, yang perlu diingat dalam menyampaikan keinginan kepada pasangan adalah tutur kata manis dan tidak terkesan bossy. Kebiasaan mendikte, apalagi seolah menggurui, harus dibuang jauh-jauh. “Mintalah dengan tulus dan sampaikan dengan lembut manja. Insya Allah kemesraan pasangan suami istri selalu terjaga,” katanya.

Bukan hanya berteori, Liany juga memberikan panduan praktis untuk Anda. Latihan berikut akan memberi kehangatan pada Anda dan pasangan. Yang perlu diingat, jangan fokuskan pada sanggama sebagai dasar tujuan. Nikmati saja saat menerima dan memberi sentuhan lembut serta kala masing-masing bertutur mesra.

1. Mulailah membangun kemesraan dengan memandangi mata pasangan penuh rasa sayang. Lakukan ciuman lembut ke muka pasangan, leher, dan bibir. Embuskan kata-kata cinta yang tulus dan tak dibuat-buat atau berlebihan. Bantulah pasangan untuk merasa dicintai dan dibutuhkan.

2. Raihlah tangannya lalu arahkan ke bagian yang Anda inginkan untuk dia belai. Lakukan hal yang sama padanya. Bukan tangan saja yang bisa digunakan untuk membelai. Gunakan juga lidah untuk menyelusuri bagian-bagian sensitif. Lidah yang basah dan hangat sangat efektif memacu letupan gairah.

3. Berikan porsi waktu yang lebih lama untuk saling memijat, membelai, dan lainnya, sebagai bentuk pemanasan yang efektif untuk rileksasi bagi jiwa Anda dan pasangan. Teruskan rileksasi itu dengan rekreasi jiwa. Caranya, bergerilyalah dalam mencumbu pasangan Anda!

4. Dalam berhubungan intim, sikap egois harus dihilangkan. Jika ingin memperoleh hasil maksimal, Anda juga harus memberi maksimal.

Sumber : Kompas Online

Soal Seks Jangan Tanya Orang Asia Deh !!!




ORGASME adalah salah satu faktor penting dalam menentukan kepuasan suatu hubungan seksual. Bila salah satu di antara pasangan gagal mencapai klimaks, kepuasan seksnya tentu akan berkurang.

Dikaitkan dengan keberhasilan mencapai orgasme, sebuah survei global mengungkapkan bahwa orang Italia dan Spanyol tenyata paling ahli dalam hal ini. Namun, rapor buruk ditunjukkan partisipan-partisipan di Asia yang mencatat kemampuan orgasme paling rendah.

Berdasarkan hasil survey global bertajuk "Durex Sexual Wellbeing", Italia, Spanyol, dan Meksiko menempati posisi teratas dalam persentase mencapai klimaks pada setiap kali berhubungan intim. Para pasangan dari negara itu mengungguli partisipan dari 23 negara lainnya yang dilibatkan dalam survei ini, dengan persentase pencapaian orgasme 66 persen. Sementara itu, Perancis yang dikenal dengan musik dan konser romantisnya hanya mencapai 48 persen dalam survei yang diikuti 26.000 orang tersebut.

Kawasan Asia, diwakili Jepang, China, India dan Hongkong, kemampuan orgasme justru terbilang rendah. Para pasangan di Jepang hanya mencatat 27 persen, India 46 persen dan Singapura 36 persen. Bahkan, China, dikenal sebagai salah satu raksasa bisnis dunia, dan Hongkong justru paling terpuruk dalam hal pencapaian klimaks. Mereka menempati posisi paling buncit dari total 26 negara yang dijadikan sasaran survei.

Menyoal pasangan yang berusaha mencapai klimaks, survei menunjukkan, orang Jepang tercatat paling tidak puas dengan intensitas orgasme, sedangkan orang Meksiko dan Brasil mengaku paling puas. Dalam poling itu juga terungkap, wanita tercatat jarang mencapai klimaks ketimbang pria. Hanya 32 persen wanita yang mengaku mencapai klimaks setiap kali berhubungan intim, sementara pria mencapai 63 persen.

Faktor-faktor yang meningkatkan kepuasan orgasme di antaranya menunda klimaks, foreplay yang lebih lama, serta hubungan emosional yang lebih kuat. Survei juga menemukan bahwa kebanyakan pria lebih suka orgasme bersama pasangannya, sedangkan wanita lebih mudah orgasme melalui masturbasi.

"Jika Anda ingin melakukan orgasme, penting artinya bagi Anda untuk menyerahkan segalanya pada perasaan positif yang pernah Anda alami, " ungkap ahli kesehatan seksual, Kevan Wylie, dalam sebuah pernyataan.


Sumber : Reuters, Kompas online

Ngeseks Sama Robot, Mungkinkah ?




AMSTERDAM - Para ilmuwan dari berbagai belahan dunia dijadwalkan berkumpul dalam sebuah konferensi dunia yanguntuk pertamakalinya membahas kemungkinan hubungan secara pribadi antara manusia dengan robot. Konferensi yang digelar di Universitas Maastricht, Belanda Selatan, pada 12-13 Juni itu bahkan akan mendiskusikan kemungkinan hubungan seksual antara manusia dengan robot dalam beberapa dekade mendatang.

Para ahli dari Austria, Kanada, Belanda, Irlandia, Singapura, AS dan Inggris dijadwalkan hadir untuk menyampaikan sekitar 20 makalah dengan sejumlah topik menarik seperti aspek etis interaksi personal robot dan manusia yang disampaikan oleh Prof.dr. Ronald Arkin dari Georgia Institute of Technology, Atlanta, Amerika Serikat. Selain itu akan disampaikan pula pandangan mengenai berbagai aspek seperti emosi, kepribadian, pendekatan gender, psikologis, sosiologis, dan pendekatan filosofis.

Konferensi tersebut digagas menyusul disertasi doktor bertajuk "Intimate Relationships with Artificial Partners" karya David Levy yang dirampungkan di universitas yang sama pada Oktober 2007 lalu. Edisi komersial disertasi ini, yang berjudul ‘Love and Sex with Robots’ telah terbit tak lama setelah ia memperoleh gelar doktor tersebut . Dalam disertasinya, pecatur berusia 63 tahun itu menyatakan umat manusia akan semakin mengembangkan hubungan personal dengan robot.

Pada hari kedua konferensi bertajuk 1st International Conference On Human-Robot Personal Relatioship tersebut, Levy juga dijadwalkan menyampaikan makalah berjudul The Ethical Treatment of Artificially Conscious Robots.


Sumber : Kompas online, DPA

Ngeseks Bikin Gemuk apa Kurus Sihh ??




SIAPAPUN tentu sepakat bahwa seks adalah sebuah aktivitas yang sangat menyenangkan sekaligus menyehatkan. Telah banyak bukti ilimah dan hasil penelitian yang mengungkap bahwa seks bila dilakukan secara benar dan teratur berfaedah bagi kesehatan, seperti meredakan stres dan membakar kalori atau lemak.

Namun begitu, riset tentang seks tentu takkan pernah berhenti. Para ahli tidak akan pernah puas dan masih ingin terus mengungkap misteri dibalik aktivitas seksual.

Salah satu hipotesa yang muncul dan menarik perhatian ilmuwan adalah pengaruh seks terhadap pengikisan lemak dalam tubuh. Sekelompok peneliti seperti dilaporkan majalah New Scienctist memunculkan sebuah hipotesa bahwa seks membuat seseorang menjadi lebih gemuk ketimbang membuat langsing.

Seperti dipaparkan dalam jurnal Medical Hypotheses, kelompok peneliti dari India dipimpin Ritesh Menezes berargumen bahwa yang menjadi kunci dalam bertambahnya berat ini adalah meningkatnya kadar hormon prolaktin. Hormon prolaktin memang dikenal sebagai zat yang menstimulasi atau merangsang produksi ASI pada wanita dan menimbulkan rasa kasih sayang.

Secara teori, kadar hormon ini dalam darah manusia akan meningkat setelah berhubungan seks, terutama pasca orgasme. Peningkatan prolaktin memang diyakini berkaitan dengan penambahan berat badan pada beberapa spesies, termasuk pada manusia yang menderita hiperprolaktinaemia kronik (tingginya kadar prolaktin ).

Selain itu, ada penelitian di AS yang menunjukkan para ayah yang sedang menunggu kelahiran anaknya cenderung akan mengalami kenaikan berat badan akibat meningkatnya hormon prolaktin.

Dengan mempertimbangkan berbagai observasi ini, Menezes dari Departmen Kedokteran Forensik dan Toksikologi di Kasturba Medical College, Mangalore, India, membuat hipotes bahwa "meningkatnya aktivitas seksual memiliki kemungkinan dijadikan faktor penyebab bertambahnya berat badan".

Pendapat Menezes tersebut mendapat kritik Stuart Brody, ahli dari University of the West of Skotlandia penemu teori meningkatnya hormon prolaktin setelah hubungan seksual. Ia menilai hipotesa Menezes tidak tepat alias salah alamat.

"Memang ada kaitan antara frekuensi berhubungan seksual dengan berat badan seseorang, tetapi pada arah yang berlawanan," ujar Brody.

Brody sebelumnya menggelar riset pada 120 pria dan wanita sehat. Ia menemukan bahwa mereka yang sering ngeseks seringkali lebih lansing dibanding yang jarang.

Dalam pandangan Brody, sungguh tidak tepat untuk membandingkan kondisi medis seperti hiperprolaktinaemia dengan meningkatnya hormon secara normal dalam jangka pendek.

"Sebagai analogi, ketika Anda berolahraga, rata-rata detak jantung Anda akan meningkat katakanlah 140 bit per menit. Ini baik. Jika rata-rata jantung Anda saat istirahat sudah mencapai 140 bpm, itu tampaknya bukan hal yang baik. Demikian pula, berbicara tentang olahraga, jangan lupakan nilai olahraga dari sebuah aktivitas hubungan seks," ujarnya

Jadi, apakah seks memang dapat dijadikan cara aman untuk menurunkan berat badan seperti yang diklaim sebagian orang? Atau terlalu sering melakukannya justru akan membuat kadar prolaktin tetap tinggi sehingga akan menambah berat badan? Kita tunggu saja hasil penelitian-penelitian lainnya.


Sumber : Kompas online, NewScientist

Jumat, 30 Mei 2008

Info Penting Untuk Lelaki, ini dia Siklus Gairah Wanita




Jakarta Pasangan malas diajak bercinta atau malah tiba-tiba selalu bergairah? Jangan bingung. Temukan waktu yang tepat untuk bermesraan dengan mengetahui siklus gairah wanita.

Gairah seksual wanita pastinya dipengaruhi oleh perkembangan dan siklus hormon bulanan. Agar tak salah sangka kenapa si dia tiba-tiba berubah murung atau malah sangat menggoda, dilansir dari Femalefirst, Rabu (7/5/2008), ini dia jawabannya.

Hari 1 sampai 7

Hari pertama dihitung dari hari pertama wanita menstruasi wanita di bulan tersebut. Pada masa ini, gairah seksual sangat menurun. Hormon estrogen berada di tingkat yang sangat menjelang masa menstruasi.

Hari 8 sampai 14

Inilah momen seorang wanita merasa paling seksi dan mudah bergairah karena level estrogen mulai meningkat lagi. Ini adalah saat ketika tubuh merasa siap melepas telur-telur untuk reproduksi. Pada masa ini wanita berada di tahap paling subur.

Pada masa ini wanita-wanita biasanya merasa lebih seksi. Menurut penelitian terhadap beberapa pria, wanita terlihat lebih sensual dan menarik pada masa ini.

Hari 15 sampai 21

Hormon seksi estrogen mulai menurun. Hormon ovulasi biasanya sering terjadi sekitar hari ke-14 sehingga hasrat seks yang tinggi perlahan mulai berkurang.

Hari 21 Sampai 28

Hormon progesteron mulai menggantikan minggu ini. Para wanita mungkin tak menyadari kalau suaranya terdengar lebih berat dan seksi. Walau seksi secara suara, pada masa ini wanita mulai merasa beberapa gejala menjelang siklus haid berikutnya. Jangan heran kalau kekasih Anda lebih 'rewel' karena rasa mual dan mudah berganti mood sering dialami pada masa ini.

Sumber : Kompas

Latrihan Beban Nambah Daya Dorong Seks Gak Ya ?




SEORANG teman berusia paruh baya mengaku kemampuan seksnya bertambah akhir-akhir ini karena rajin menjalani latihan beban. Ia sendiri bingung, apakah itu suatu kebetulan atau secara ilmiah dapat diterangkan hubungan antara latihan beban dan kemampuan seksual seseorang, khususnya bagi mereka yang usianya tak muda lagi.

Bila ditelaah lebih jauh, sang teman ini bukanlah pria muda usia yang tengah dalam puncak gairah dan kemampuan seksual. Namun begitu, walau tidak terbilang muda, ia dapat memaksimalkan potensi dan kemampuannya di tengah bayang-bayang penuaan (aging).

Penuaan adalah proses yang tak dapat dihindari oleh siapapun. Banyak pria atau wanita yang mengaku tak sekuat ketika muda, termasuk dalam hal seks. Namun begitu, meski usia di atas 40 tahun, tak perlu kekuatan dalam arti seluas-luasnya harus menurun drastis.

Agar penurunan kekuatan tak menurun terlalu cepat, termasuk kemampuan seksualnya, ada banyak cara yang dapat dilakukan. Namun sebelum itu, ada baiknya kita juga memahami apa sebenarnya seksualitas itu?

Seksualitas adalah perasaan kuat, segar dan tetap bernafsu, dan kegembiraan akan keadaan badannya, kekuatan serta kemampuannya untuk menikmati kehidupan seksnya. Lalu apa yang menghalangi atau bahkan membunuh perasaan itu?

Menurut Dr. Sadoso Sumosardjuno Sp. KO, D.S.O.R, pakar kesehatan olahraga, dalam buku Pengetahuan Praktis Kesehatan dalam Olahraga, bila seseorang menjadi lebih tua, kecepatan metabolismenya menurun, dan karenanya energinya pun menurun. Dengan penurunan ini terjadi timbunan lemak, karena asupan makanan tetap sama sedangkan aktivitas fisik berkurang. Kemudian, otot-otot mengalami kemunduran terus tiap tahun, setelah usia 30 tahun, sehingga otot menjadi kendor.

Baik pria maupun wanita, yang badannya lembek dan kendor, tentu saja tidak seksi lagi. Dengan penurunan otot-otot, dengan sendirinya postur (sikap badan) Anda akan berubah. Yang seharusnya bahu ke belakang, menjadi ke depan. Yang seharusnya berjalan dengan langkah yang atletis, berjalan agak terseret-seret.

Otot-otot trapesius dan otot latisimus dorsi (otot-otot di punggung) mulai mengendor, yang menyebabkan Anda nampak lebih tua. Kemudian, kekuatannya pun menjadi berkurang pula. Akhirnya tidak merasa cukup kuat dart tegap dalam penampilannya.

Pendeknya, Anda nampak jadi loyo. Ini kurang menguntungkan bagi keadaan seksualitas Anda. Dan akhirnya, yang paling penting adalah pada waktu Anda melihat di cermin, Anda melihat badan Anda yang kurang segar dan kendor menggelembyor. Hal ini akan mempengaruhi diri Anda sendiri dan dapat mengakibatkan kesukarankesukaran pada kemampuan seksual Anda.

Bagaimana caranya mengatasi masalah ini? Anda segera melakukan latihan beban dan tentu saja harus dengan cara yang benar. Dengan latihan yang benar, maka Anda akan memperoleh beberapa manfaat sebagai berikut:

(1) Memperbaik postur tubuh dengan segera dan energi Anda akan bertambah. Dengan latihan-latihan beban, otot-otot akan berkembang. Latihan-latihan olahraga juga menaikkan metabolisme Anda. Otot adalah satu-satunya jaringan di dalam badan, yang selalu membakar kalori meskipun Anda dalam keadaan tidak aktif. Misalnya, Anda menggerakkan otot-otot di badan, berarti Anda akan membakar kalori lebih banyak daripada biasanya, meskipun Anda dalam keadaan tidur. Karena penggunaan kalori lebih banyak, maka tak akan terjadi timbunan lemak, meskipun makannya agak banyak.

(2) Badan Anda mulai agak keras. Setelah kurang lebih berlatih selama 8 minggu, maka akan terasa badan Anda menjadi keras pada paha dan lengan Anda. Anda mulai merasa seksi sebab keras adalah seksi.

(3) Kemudian Anda mulai merasa lebih kuat. Anda mulai merasa memiliki tenaga kembali, ada perasaan; Anda akan dapat melakukannya. Sikap Anda menjadi baru, baik dalam pemikiran maupun sepak terjang Anda. Kemudian Anda lebih berani mendekati lawan jenis Anda.

(4) Akhirnya yang paling penting adalah bahwa seluruh badan Anda telah menjadi segar kembali. Setelah 6 bulan melakukan latihan, Anda melihat di cermin, Anda akan melihat bentuk badan yang menjadi lebih bagus, yang mungkin sekali belum pernah mengalami punya bentuk badan sebagus itu. Maka timbullah rasa bangga, dan bentuk badan sebagus itu tentunya tak akan mengecewakan bila dilihat dalam keadaan tanpa busana.

Dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan, ternyata baik pria maupun wanita yang usianya antara 35-45 tahun yang diberikan latihan beban yang sederhana saja, maka kesegaran jasmaninya menjadi lebih baik, tak nampak loyo lagi. Ternyata, mereka memiliki rasa percaya diri serta memiliki pula rasa lebih mampu dalam aktivitas seksual. Oleh sebab itu, tak usah menunggu lagi, Anda yang memerlukannya, mulailah olahraga latihan beban, tentu saja secara teratur dan terukur.

Sumber : berbagai sumber

Senin, 26 Mei 2008

Selingkuh Gara-Gara Perkawinan Kurang Harmonis




HUBUNGAN harmonis sepasang suami istri semakin memburuk dan terancam mengalami perceraian. Hasil pemeriksaan secara psikologis menunjukkan, suami istri tak pernah berhasil menjalin relasi seksual secara wajar sejak pernikahan. Bagaimana masalah ini dapai diatasi? Berikut bahasan lengkap Konsultasi Psikologi, Sawitri Supardi Sadarjoen.

”Perkawinan kami berusia lebih dari lima tahun, tetapi yang paling membuat kami ingin bercerai adalah perselingkuhan suami saya. Selama perkawinan kami, suami saya sudah dua kali berselingkuh. Namun, karena pada dasarnya kami adalah pasangan yang nyaman dalam berceloteh, bercanda, dan saling mendukung untuk hal-hal tertentu, kami mengurungkan niat untuk bercerai. Meski demikian, terus terang beberapa hal membuat perasaan kami agak mengganjal.” Demikian Ny L bercerita, dengan nada yang tegas dan tampak sikap dominan serta percaya diri.

Sementara itu L menuturkan curahan hatinya dengan nada lemah dan dengan cara duduk terkesan menyudut serta sikap kurang percaya diri.

”Sebenarnya saya suka dalam pertemanan dengan istri, tetapi terus terang saya kecewa dengan sikap kakak lelakinya yang merendahkan saya. Memang saya belum mampu mandiri dan sampai sekarang masih tinggal di rumah mertua. Kecuali itu, istri saya sangat boros. Dia cenderung selalu menghabiskan penghasilan kami berdua untuk membeli hal-hal yang menurut saya kurang penting, seperti sepatu yang sangat mahal walaupun dia beli sepatu itu untuk saya. Jadi, saya tidak pernah punya tabungan. Bila saya menggugat, dia akan memberi jawaban yang saya tidak mampu menanggapinya. Ia pintar sekali mencari alasan untuk membenarkan pendapatnya sehingga sering saya terdiam.

Walaupun demikian, saat saya membutuhkan belaian dan pemanjaan, dia selalu mampu memenuhinya dengan lembut. Terasa nyaman, tetapi tidak membuat saya terstimulasi secara sensual. Saya peluk dia, terkadang saya cium, tetapi tanpa sedikit pun perangsangan sensual yang bisa saya rasakan, jadi terasa seperti pelukan dan ciuman kakak-adik kandung saja.

Hal yang juga membuat saya kurang nyaman adalah bila saya bersama istri bertemu dengan lingkungan pergaulan kami, saya seolah terpojok dan tidak mampu berelasi dengan bebas. Saya hanya diam dan mengikuti ke mana dia berada. Ada teman berkomentar, ’Kamu tuh kalau ada istri kayak menciut. Beda kalau kamu datang bertemu kami sendiri, kenapa, sih?’”

Analisis

Untuk memahami kepribadian dan karakteristik masing-masing, dilakukan pemeriksaan psikologi klinis pada keduanya. Dengan melalui analisis, diharapkan konselor dapat mengomunikasikan berbagai hal yang membuat mereka memahami diri dan pasangannya lebih mendalam sehingga masing-masing memiliki kerangka acuan yang tepat dalam berkomunikasi satu sama lain. Kecuali itu, melalui pengecekan kehidupan keduanya (anamnesis) secara eksploratif, akhirnya ditemukan salah satu sumber masalah sangat serius. Ternyata keduanya sejak pernikahan tidak pernah berhasil menjalin relasi seksual secara wajar.

Kegagalan terjadi saat secara tidak terduga ereksi seksual melemah dan kemudian hilang sama sekali tanpa disertai ejakulasi. Padahal, dari hasil pemeriksaan psikologi klinis, mereka memiliki minat heteroseksual normal. Artinya, kadar kebutuhan seksual terhadap lain jenis cukup baik dan normal, serta dari hasil pemeriksaan dokter ternyata pada pasangan tersebut tidak ditemukan kelainan organik berarti.

Ny L cerdas dan pandai bicara. Dia juga cenderung menuruti semua kehendaknya dan dengan kepandaian berbicara serta verbalisasi yang tertata baik, dengan mudah ia mendapat pembenaran atas apa pun yang dia inginkan. Dengan cepat dan mudah pula ia akan menemukan alasan yang dapat diterima akal sehingga sering kali suami terdiam tanpa daya.

Apalagi ternyata, dari hasil pemeriksaan psikologi klinis, kadar labilitas emosional suami ekstrem pula. Suami tidak mampu mempertahankan pendapatnya sehingga berakhir dengan terpuruknya eksistensi diri dan keterpurukan tersebut terakumulasi kekecewaan lain karena merasa dilecehkan kakak ipar. Keterpurukan eksistensi diri tersebut juga tampak saat kedua pasangan berada dalam lingkup pergaulan sosial yang sama.

L merasa tertekan dominasi istri saat dalam kebersamaan dengan lingkup pergaulan sosial yang sama. Eksistensi diri yang melemah di hadapan istri tanpa disadari mengakibatkan tingkat kepekaan erotis sensual terhadap sang istri terkikis dari hari ke hari.

Kondisi yang dialami L semakin nyata manakala ia secara terpisah menyatakan perangsangan sensual yang ia alami saat berdekatan dengan pasangan selingkuhnya dirasakan sangat baik. Artinya, fungsi sistem genital menjadi optimal saat L sebagai laki-laki merasa keutuhan eksistensinya terdukung relasi dengan pasangan yang berimbang saat bersama pasangan selingkuhnya. Apalagi bila disertai kehangatan kasih yang terjalin.

Intervensi psikologis

Menyimak dinamika relasi keseharian pasangan tersebut, dapat diperkirakan peluang terjadinya perselingkuhan kedua, ketiga, dan selanjutnya menjadi sangat besar apabila tidak dilakukan intervensi psikologis yang intensif.

Intervensi psikologis dengan metode psikoterapi pasangan intensif dan mengintegrasikannya dengan terapi relasi dan konseling psikoseksual menjadi solusi.

Intervensi diawali oleh jawaban keduanya atas pertanyaan, ”Apakah mereka bersedia melanjutkan perkawinannya atau bercerai.”

Apabila keduanya sepakat mempertahankan perkawinan, dibuat suatu perjanjian bahwa mereka akan sepakat bekerja sama dengan terapis dalam proses terapi yang memerlukan waktu relatif lama.



Sumber : KOMPAS online

Perkawinan Tanpa Seks, Bisa Ga Sih?




CINTA yang sempurna mengandung tiga komponen, yakni nafsu, keakraban, dan komitmen. Tidak semua hubungan perkawinan berjalan sempurna karena tak berkembangnya salah satu atau dua komponen. Ibarat berjalan dengan satu kaki atau bekerja dengan satu tangan, tentu terjadi kesulitan serius dalam perkawinan seperti itu.

Menyimak kasus-kasus dalam ruang konsultasi perkawinan dan dari keluh-kesah antarsahabat, dapat dijumpai beragam kesulitan dalam hubungan perkawinan. Salah satu masalah yang unik yang dihadapi beberapa pasangan adalah terjadinya hambatan dalam relasi seksual, bahkan tidak terjadinya hubungan kelamin (coitus) dengan pasangan.

Ada orang yang beranggapan bahwa seks bukanlah persoalan utama dalam perkawinan. Menurut orang tersebut, ketiadaan atau adanya hambatan dalam relasi seksual tidak boleh dijadikan masalah dalam perkawinan. Hal ini dapat disambut dengan acungan jempol oleh orang lain apabila yang mengucapkan adalah seseorang yang pasangannya telah mengalami hambatan seksual secara permanen karena penyakit atau usia lanjut.

Pandangan tersebut merupakan bentuk pengorbanan yang berkembang dari rasa cinta yang telah matang. Namun, sulit sekali dimengerti apabila pandangan semacam itu diberlakukan bagi semua pasangan, termasuk yang berada dalam usia subur dan sehat secara fisik dan mental.

Seorang rekan wanita, dokter, usia menjelang 60 tahun, dengan sangat gigih berkampanye mengenai pentingnya seksualitas dalam perkawinan. Untuk menunjang keberhasilan misinya itu ia bersusah-payah menjadikan topik tersebut sebagai disertasi dengan pendekatan psikologi.

Ia termasuk wanita tradisional yang sangat mengutamakan komitmen dalam perkawinan. Sebagai wanita modern, ia juga mengutamakan keakraban seksualitas dalam hubungan dengan pasangan. Dengan bekal pengetahuan dan pengalamannya yang panjang menangani pasien, rekan dokter ini sampai pada titik keyakinan bahwa selama ini banyak kalangan mengabaikan pentingnya seksualitas dan akhirnya ternyata menjadi sumber masalah dalam perkawinan.

Aneka Kasus
Salah satu masalah dihadapi oleh pasangan yang telah menikah selama lima tahun. Hingga memasuki tahun kelima, sang wanita masih belum bersedia melakukan persetubuhan. Ia sangat takut. Sejauh itu suaminya yang sangat menginginkan persetubuhan, dengan sangat sabar masih menunggu kesediaan istrinya. Entah sampai kapan ia dapat tetap sabar. Dari pihak istri, ia terus gelisah karena di satu sisi ia ingin memenuhi harapan suami, di sisi lain ia membayangkan persetubuhan sebagai sesuatu yang sangat menyakitkan.

Masalah seperti di atas juga terjadi pada pasangan lain yang telah hampir sepuluh tahun menikah, dengan penolakan seksual yang terjadi dari pihak suami. Meski di permukaan pasangan itu selalu tampak mesra, sebenarnya terdapat gejolak yang sangat besar yang dirasakan oleh sang istri. Ia tidak mengerti mengapa suaminya selalu menolak persetubuhan, sementara ia sangat mendambakan cinta yang sempurna.

Masalah ketiga dihadapi oleh pasangan yang telah lebih dari 20 tahun menikah dan berputra. Meski persetubuhan terjadi, hanya beberapa bulan sekali, dengan rasa terpaksa dari pihak suami. Sekalipun sang suami tidak pernah menunjukkan ketertarikan kepada wanita lain, hal ini telah menimbulkan sakit hati (perasaan ditolak) di dalam diri sang istri.

Masalah lain banyak terjadi pada pasangan usia subur yang harus mengatur kelahiran anak dan mengalami kesulitan dalam menggunakan alat kontrasepsi. Bagi mereka (seringkali bagi pihak wanita), kenikmatan persetubuhan tidak lagi dapat dinikmati karena kecemasan akan terjadi kehamilan. Akibatnya, terjadi “pendinginan” seksual. Mereka lebih banyak saling menghindar untuk mencegah berkembangnya dorongan seksual. Tanpa disadari, kondisi itu akhirnya menghasilkan kerenggangan dalam hubungan.

Perkawinan Ideal
Cinta, telah diakui oleh banyak tokoh kesehatan mental, merupakan sesuatu yang menyembuhkan dan sumber utama bagi pendewasaan manusia. Sigmund Freud ketika ditanya mengenai definisi kesehatan mental dan emosi, menjawab, “Kesehatan ialah kemampuan untuk bekerja dan mencinta.”

Alfred Adler mengatakan, “Semua kegagalan manusia adalah akibat kurangnya cinta.” Perkawinan, sebagai salah satu perwujudan cinta antara pria dan wanita, tidak lain merupakan salah satu jalan untuk mencapai kesehatan mental dan mencapai pendewasaan.

Perkawinan idealnya merupakan hubungan percintaan yang lengkap-sempurna. Seorang profesor psikologi dan pendidikan dari Universitas Yale, Amerika Serikat, yakni Sternberg, mengembangkan konsep cinta yang sangat dikenal dengan sebutan “Segitiga Cinta Sternberg”.

Dalam teorinya tersebut Sternberg menegaskan adanya tiga komponen yang terdapat dalam hubungan percintaan yang lengkap-sempurna atau total, yaitu komitmen (commitment), keakraban (intimacy), dan nafsu (passion).

* Komitmen, merupakan komponen kognitif. Pada tahap awal hubungan, hal ini berarti keputusan menjalin cinta dengan seseorang. Pada tahap lanjut menunjuk keputusan seseorang untuk terus mencintai seseorang. Hubungan percintaan yang didominasi oleh komitmen, dengan ketiadaan atau kurangnya keakraban dan nafsu, menghasilkan perasaan kosong dalam hubungan. Tipe percintaan ini disebut empty love.

* Keakraban, merupakan komponen emosional. Ini menunjuk pada perasaan kedekatan/keterikatan dengan seseorang, dan mencakup kemampuan satu sama lain untuk menceritakan pikiran-pikiran terdalam, kecemasan-kecemasan, harapan-harapan, dan impian-impian. Hubungan percintaan yang didominasi oleh keakraban, dengan minimnya komitmen serta nafsu, oleh Sternberg disebut liking. Ini tidak dapat menjamin kesuksesan hubungan cinta atau perkawinan.

* Nafsu, merupakan komponen motivasional. Ini menunjuk pada aspek romantis dan seksual dalam hubungan; merupakan gejolak fisiologis dan kebutuhan untuk bersatu dengan yang dicinta. Sternberg berkeyakinan bahwa nafsu cepat berkembang, dan cepat pula padam. Nafsu memiliki dua komponen: daya tarik dan daya negatif. Bila nafsu padam (atau bila salah satu pihak menolak pihak yang lain), datanglah penderitaan: terjadi simtom withdrawal (menarik diri) dan dapat pula terjadi depresi dengan segala konsekuensinya. Sebaliknya, bila komponen nafsu ini mendominasi, cinta tidak berkembang sebagaimana mestinya.

Dengan konsep cinta total dari Sternberg tersebut, sulit untuk diingkari bahwa selain komitmen dan keakraban, nafsu juga merupakan komponen penting dalam hidup perkawinan. Dengan tegas telah dinyatakan bahwa ketiadaan nafsu atau penolakan (seksual) salah satu pihak terhadap pasangannya berakibat penderitaan. Hal ini cukup nyata dalam contoh-contoh kasus di atas.

Melengkapi gambaran pentingnya hubungan seks dalam perkawinan, pasangan suami-istri Mary Perkins Ryan & John Julian Ryan dalam bukunya, Love & Sexuality, menulis, ”Mengalami bersama kesenangan dan kenikmatan persetubuhan dapat membuka pintu kepribadian masing-masing secara amat meyakinkan dan penuh dorongan, sehingga suami dan istri dapat saling mencintai semakin kuat. Namun, tidak hanya dalam persatuan itu mereka saling mencintai; mereka harus belajar mengabdikan seksualitas kepada cinta, baik dalam bersetubuh maupun hidup sehari-hari. Dengan begitu, cinta mereka dapat disebut cinta perkawinan sejati.”

Solusi Kasus
Dari beberapa kasus terjadinya hambatan dalam relasi seksual seperti yang dipaparkan di atas, secara implisit dapat ditemukan bahwa penyebab hambatan itu dapat mencakup beberapa hal: (a) Adanya trauma seksual; (b) Kurangnya dorongan seks atau impotensi; (c) Adanya pandangan negatif mengenai hubungan seksual; (d) Secara tidak langsung merupakan akibat kesulitan dalam kontrasepsi.

Dalam kasus trauma seksual (pengalaman seksual yang mencekam seperti perkosaan, baik yang dialami secara langsung maupun melalui pengamatan), tentu saja memerlukan keterbukaan dari pihak yang mengalami trauma dan pengertian dari pihak lain. Trauma tidak akan dapat diatasi tanpa penanganan yang serius, dan seringkali memerlukan bantuan profesional dari psikiater atau psikolog.

Dalam kasus impotensi, jelas membutuhkan keterbukaan dari pihak yang mengalami serta pengertian dari pihak lain. Bantuan profesional, baik psikolog yang berkompeten dalam masalah seksual dan juga seksolog atau androlog, juga sangat diperlukan.

Apabila hambatan terjadi karena adanya pandangan yang negatif dari salah satu pihak terhadap relasi seksual, hal ini berarti orang tersebut telah mengadopsi nilai-nilai moral yang ekstrem, yang menganggap seksualitas sebagai dosa atau sesuatu yang kotor. Apabila hal ini terjadi, diperlukan penjelasan dari figur yang memiliki otoritas dalam hal moral (rohaniwan) yang dipercaya untuk menjelaskan moralitas relasi seksual suami-istri.

Kesulitan dalam kontrasepsi, harus disadari sangat berpotensi memerosotkan dorongan seksual, dan membawa konsekuensi negatif dalam relasi suami-istri secara umum. Untuk itu yang diperlukan adalah bantuan dari ahli yang dapat menjelaskan metode kontrasepsi yang aman, sesuai dengan kondisi fisik maupun nilai-nilai orang yang bersangkutan, baik oleh bidan, dokter kandungan, atau penyuluh keluarga berencana.

Sumber :

- M.M. Nilam Widyarini, MSi, dosen pada Fakultas Psikologi Universitas Guna Dharma, Jakarta
- Kompas Online

Minggu, 25 Mei 2008

Tips Memilih Pasangan Ideal




Ingin hubungan Anda dengan pasangan lancar dan langgeng? Simak dulu tips berikut, mengenai cara membangun kehidupan cinta yang sehat dengan Si Dia.

* Bijaksana Memilih Pasangan.
Perhatikan karakter, kepribadian, nilai diri, kemurahan hati, cara berbicara, tindakan, serta cara bagaimana dia berhubungan dengan orang lain.

* Ketahui Pandangan dan Keyakinan Si Dia.
Tentu Anda tak ingin jatuh cinta kepada seseorang yang memiliki reputasi buruk di dalam hubungan percintaannya, bukan? Misalnya saja, Si Dia sering ketahuan tidak jujur dan kerap berbohong.

* Jangan Rancukan Seks Dengan Cinta.
Terutama di awal suatu hubungan, ketertarikan dan kesenangan melakukan hubungan seks sering disalahartikan sebagai cinta yang menggebu dari pasangan.

* Mengerti Kebutuhan dan Berdiskusi Secara Jelas.
Banyak orang, baik pria maupun perempuan, takut untuk menyatakan kebutuhannya. Ingat, kedekatan tak dapat berjalan baik tanpa kejujuran, dan pasangan bukanlah seorang paranormal atau ahli membaca pikiran.

* Saling Menghargai.
Baik di dalam maupun di luar hubungan cinta, sebaiknya Anda dan Si Dia saling memperlihatkan sikap yang layak dihargai masing-masing pasangan.

* Anda dan Si Dia Sebagai Tim Kompak.
Artinya, Anda berdua merupakan dua individu yang unik, yang mempunyai perspektif dan kelebihan-kelebihan yang berbeda. Perbedaan-perbedaan ini merupakan nilai plus dari suatu tim yang kompak dalam melakukan banyak hal berdua.

* Tahu Cara Mengelola Perbedaan.
Belajarlah cara mengatasi perasaan negatif yang tidak terhindarkan, yang disebabkan oleh perbedaan antara Anda dan pasangan. Menutup diri atau menghindari konflik juga bukan suatu cara mengelola perbedaan yang baik!

* Jangan Malu Bertanya.
Jika Anda tidak mengerti atau tak menyukai salah satu hal yang dilakukan pasangan, tanyakan kepadanya. Bicarakan secara terbuka dan kembangkan diskusi di dalam suasana yang positif, dan jangan pernah berasumsi.

* Atasi Masalah yang Timbul.
Sebagian besar kesalahan yang terjadi dalam suatu hubungan cinta, dapat dilacak dari munculnya rasa sakit hati, atau sikap yang merubah menjadi defensif terhadap pasangannya, sehingga terciptalah dua orang yang saling merasa asing atau bermusuhan.

* Belajar Bernegosiasi.
Oleh karena kebutuhan manusia dan tuntutan kehidupan selalu berubah-ubah seiring dengan berjalannya waktu, maka hubungan cinta yang sehat dan baik dapat dinegosiasikan ulang setiap saat bersama pasangan.

* Mendengarkan Kekhawatiran dan Keluhan Pasangan.
Jangan berlakukan sikap menghakimi terhadap pasangan. Buka diri dan berikan empati kepada pasangan.

* Berusaha Pertahankan Kedekatan.
Hubungan yang baik dan sehat, bukan merupakan tujuan akhir, tetapi merupakan proses jangka panjang yang perlu selalu dijaga dan dipertahankan, melalui perhatian yang konstan dan teratur.

* Miliki Pandangan Jangka Panjang.
Perkawinan merupakan kesepakatan bersama untuk menjalani dan menghabiskan kehidupan hingga hari tua nanti. Teliti lagi impian Anda dengan pasangan secara teratur, untuk memastikan Anda berdua berada di jalan dan jalur yang selalu sama.

* Seks yang Baik.
Seks itu sangat mudah dilakukan, tetapi menjaga kedekatanlah yang justru sulit. Kedekatan membutuhkan kejujuran, keterbukaan, penyingkapan diri, berbagi kekhawatiran dan ketakutan, demikian juga kesedihan, harapan serta impian. Jadi, jangan pernah pergi tidur dalam keadaan marah.

* Minta maaf.
Setiap orang bisa membuat kesalahan. Memperbaiki, atau berniat memperbaiki kesalahan, sangat penting bagi kebahagiaan Anda berdua, juga sebuah perkawinan.

* Hindari Ketergantungan Berlebihan.
Tergantung kepada seseorang tidaklah buruk, tetapi sangat tergantung pada pasangan untuk hal-hal kecil merupakan celah ketidakbahagiaan bagi kedua pasangan.

* Jaga Harga Diri dan Rasa Percaya Diri.
Lebih mudah bagi seseorang untuk menyukai dan berada di dekat Anda jika Anda pun menyukai diri sendiri.

* Perkaya Hubungan Anda berdua.
Ciptakan minat-minat baru ke dalam hubungan cinta Anda agar hubungannya dengan Si Dia semakin kaya. Semakin besar gairah kehidupan yang Anda miliki dan berbagi bersama pasangan, semakin kaya hubungan Anda berdua.

* Kerjasama yang Baik.
Berbagilah tanggung jawab dengan pasangan. Hubungan cinta yang sehat akan berhasil hanya jika terjadi secara dua arah, yaitu dengan saling memberi dan menerima.

* Ketahui Pasang Surut Hubungan.
Di mana pun juga, setiap hubungan cinta pasti akan melewati pasang surutnya masing-masing. Melalui masa-masa sulit bersama pasangan, akan membuat hubungan Anda menjadi lebih kuat.

* Miliki Kepekaan Atas Hubungan yang Buruk
Jangan melarikan diri jika hubungan cinta mulai memburuk. Gunakan pengalaman buruk ini sebagai cermin untuk melihat ke dalam diri, agar bisa mengerti apa yang telah Anda berdua ciptakan dalam hubungan ini.

* Tak Ada Cinta yang Mutlak.
Jika Anda belajar cara-cara atau tips baru untuk berinteraksi dengan Si Dia, perasaan-perasaan cinta akan selalu bisa muncul dan muncul lagi, bahkan dapat lebih kuat dari sebelumnya.

Sumber : Kompas Online

Size Does Matter ?




PENELITIAN menyebutkan bahwa sekitar 89 persen wanita mengaku puas dengan ukuran penis pasangannya. Namun faktanya, banyak sekali pria yang mengalami small-penis syndrome atau kekhawatiran akan ukuran organ genitalnya.

Dalam istilah medis, sindrom ini digambarkan sebuah perasaan takut akan terlalu kecilnya ukuran penis, padahal sebenarnya masih terbilang normal. Sindrom ini sangat berbeda dengan kondisi yang dialami oleh mereka yang benar-benar memiliki penis kecil atau disebut micropenis.

Kevan R. Wylie, urolog dari Royal Hallemshire Hospital di Leeds Inggris, menyatakan kecemasan akan ukuran penis memang lumrah dialami para pria. Namun begitu, ia meminta para dokter untuk tidak mengesampingkan kekhawatiran yang dialami sebagian kaum Adam ini.

"Memang lumrah bagi pria mencemaskan ukuran penisnya. Namun penting pula bahwa masalah ini tidak dianggap enteng karena bisa meningkatkan kekhawatiran dan kecemasan," ungkapnya.

Wylie juga menjelaskan, kajian riset selalu menunjukkan hasil konsisten tentang ukuran penis. Rata-rata panjang penis pria Inggris yang sedang ereksi misalnya antara 5,5 hingga 6,2 inci dan 4,7 hingga 5,1 inci untuk ukuran lingkarnya. Sementara itu, menurut kalkulasi Wylie, penis yang benar-benar kecil ukurannya kurang dari 2,75 inci ketika sedang ereksi.

Menurut riset yang dimuat Journal Urology BJU International, pria yang mengalami sindrom penis kecil mencapai sekitar 45 persen. Tak heran bila kini begitu banyak beredar tawaran di situs-situs internet untuk memperbesar dan memperpanjang ukuran penis.

Faktanya, kata Wylie, efektivitas teknik atau metode yang ditawarkan tersebut masih diragukan baik dari segi keamanan dan manfaatnya. Hal sama juga berlaku pada teknik operasi plastik untuk memperbesar penis, kecuali untuk kasus-kasus memperbaiki penis cacat.


Sumber : WebMD, Kompas Online

Seks Pagi Hari = Pengganti Olahraga




Aktivitas seksual memang dapat dilakukan kapan dan di mana saja, meski kebanyakan orang mungkin lebih suka melakukannya di malam hari menjelang istirahat. Namun tak ada salahnya Anda mulai membiasakan ngeseks di pagi hari, karena aktivitas yang membakar kalori ini akan membuat tubuh Anda lebih sehat.

Menurut penelitian para ahli di Universitas Queen di Belfast, ngeseks pada pagi hari akan membuat seluruh otot dalam tubuh Anda bekerja. Selain itu, jantung dan paru-paru Anda pun terlatih seperti halnya melakukan gerakan aerobik. Dalam selang satu jam, aktivitas seksual diyakini dapat membakar sekitar 300 kalori yang tersimpan pada tubuh.

¨Aktivitas yang teratur setidaknya tiga kali dalam seminggu akan membantu Anda menekan risiko serangan jantung dan stroke. Seks yang teratur juga memperbaiki sirkulasi darah dan menjaga tekanan darah,¨ ungkap hasil penelitian yang dimuat The Sun.

Sementara itu menurut riset yang dipublikasi jurnal New Scientist, manfaat lain dari seks yang teratur, minimal dua kali seminggu, akan menimbulkan efek penyembuhan dengan cara meningkatkan kadar IgA atau antibodi yang merupakan pertahanan primer tubuh.

Namun begitu, peneliti juga berpesan seks sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Jika dilakukan lebih dari tiga kali dalam sepekan, seks dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Lepaskan hormon

Sesaat sebelum mencapai orgasme, kadar hormon oksitosin yang mendatangkan efek nikmat akan meningkat. Dalam tubuh pun kemudian akan mengalir hormon endorfin yang merupakan penanda kepuasan seks yang secara alami juga dapat berfungsi sebagai pereda rasa sakit, termasuk untuk mengatasi sejumlah masalah mulai dari artritis hingga migren.

Dengan seks, seseorang juga dapat mengatasi problem stres karena tubuh akan terpicu untuk memproduksi hormon kortisol. Aktivitasnya yang bersifat membakar kalori pun dapat menjaga bobot tubuh sekaligus menekan risiko diabetes.

Orgasme juga akan memacu pelepasan hormon estrogen yang dapat mengatasi para wanita dari rasa sakit akibat premenstrual syndrome (PMS). Para ahli di Yale School of Medicine percaya, hal ini pun mampu mencegah endometrosis atau suatu keadaan di mana jaringan yang hanya ada dalam rahim, dapat ditemukan di bagian lain dalam tubuh. Keadaan ini menimbulkan rasa nyeri, terutama pada saat haid dan dapat menyebabkan infertilitas (mandul).

Manfaat lain yang tak kalah penting adalah aktivitas seks juga bisa mendorong produksi testosteron. Hormon ini berkaitan dengan tulang dan otot yang kuat sehingga menghindarkan seseorang dari keropos tulang.

Sumber : the sun & kompas online

Jumat, 23 Mei 2008

Pijat, Tombol Menuju Kebahagiaan




Simaklah pengalaman Ira yang dituturkan saat istirahat makan siang di kantornya. Malam itu Ira hanya melulurkan balsem sambil memijat lembut tubuh sang suami yang pegal-pegal. Beberapa menit kemudian mereka sudah seru bergumul mesra diakhiri orgasme sangat dalam dan membahagiakan.

Pijat, menurut Lianny Hendranata, pengarang buku Seksualitas, Tombol Menuju Kebahagiaan, adalah obat mujarab untuk menghilangkan penyakit jenuh dan kehilangan gairah seks dalam rumah tangga. “Kenapa tidak menggunakan pijat sebagai sarana rileksasi sekaligus rekreasi bagi jiwa suami istri,” tutur ahli terapi aura ini.

Pijatan yang dimaksud olehnya dilakukan bersama pasangan dengan atau tanpa maksud untuk melakukan hubungan intim. “Hasil survei pada banyak pasangan, saling pijat itu hampir selalu berakhir dengan hubungan suami istri yang terasa lebih mesra dan hampir dipastikan mencapai orgasme bersama,” katanya, dengan senyum penuh arti.

Wajar jika terjadi orgasme dalam hubungan seks yang berawal dari pijat tersebut. Sebab, pijatan lembut penuh kasih sayang itu meletupkan dan memijarkan energi kasih suami istri, sehingga menghasilkan kemesraan. “Akan berakhir dengan perasaan bahagia,” ujarnya.

Kesempatan pijat itu adalah waktu bagi suami istri untuk saling mengenal dan menghargai setiap jengkal tubuh pasangan. Juga untuk mengenali daerah erotis masing-masing. “Dibutuhkan partisipasi bersama agar bersama mencapai klimaks.

Suami istri sebaiknya bersikap saling responsif. Tak harus ada jeritan atau erangan dalam berhubungan seks, tetapi sikap pasif dan dingin sebaiknya juga dijauhi,” sebutnya.

Suami istri, terlebih yang sudah lama berumah tangga, sebaiknya tak perlu malu-malu lagi untuk memberitahu pasangannya apa yang diinginkan. “Katakan saja bagian mana yang memberi sensasi menyenangkan dan menimbulkan gairah.

Bila tak suka posisi atau gerakan tertentu, katakan saja terus terang. Hal ini sangat penting untuk selalu diutarakan dua arah, sebab inilah kunci kelanggengan hidup berpasangan,” paparnya.

Namun, yang perlu diingat dalam menyampaikan keinginan kepada pasangan adalah tutur kata manis dan tidak terkesan bossy. Kebiasaan mendikte, apalagi seolah menggurui, harus dibuang jauh-jauh. “Mintalah dengan tulus dan sampaikan dengan lembut manja. Insya Allah kemesraan pasangan suami istri selalu terjaga,” katanya.

Bukan hanya berteori, Liany juga memberikan panduan praktis untuk Anda. Latihan berikut akan memberi kehangatan pada Anda dan pasangan. Yang perlu diingat, jangan fokuskan pada sanggama sebagai dasar tujuan. Nikmati saja saat menerima dan memberi sentuhan lembut serta kala masing-masing bertutur mesra.

1. Mulailah membangun kemesraan dengan memandangi mata pasangan penuh rasa sayang. Lakukan ciuman lembut ke muka pasangan, leher, dan bibir. Embuskan kata-kata cinta yang tulus dan tak dibuat-buat atau berlebihan. Bantulah pasangan untuk merasa dicintai dan dibutuhkan.

2. Raihlah tangannya lalu arahkan ke bagian yang Anda inginkan untuk dia belai. Lakukan hal yang sama padanya. Bukan tangan saja yang bisa digunakan untuk membelai. Gunakan juga lidah untuk menyelusuri bagian-bagian sensitif. Lidah yang basah dan hangat sangat efektif memacu letupan gairah.

3. Berikan porsi waktu yang lebih lama untuk saling memijat, membelai, dan lainnya, sebagai bentuk pemanasan yang efektif untuk rileksasi bagi jiwa Anda dan pasangan. Teruskan rileksasi itu dengan rekreasi jiwa. Caranya, bergerilyalah dalam mencumbu pasangan Anda!

4. Dalam berhubungan intim, sikap egois harus dihilangkan. Jika ingin memperoleh hasil maksimal, Anda juga harus memberi maksimal.

Sumber : Dari berbagai sumber

Pria Juga Bisa Dapet Multiple Orgasme !!




Seperti halnya wanita, pria sebenarnya juga dapat merasakan orgasme berulang kali (multiple orgasm). Mencapai orgasme berulang pada pria sebenarnya bukan hal mustahil, asalkan mengetahui pemahaman dasar tentang seksualitas pria, teknik-teknik tertentu serta pelatihan secara rutin.

Sebagian besar fokus seksualitas pria biasanya tertuju pada ejakulasi semata, ketimbang proses aktual bercinta. Padahal ketika seorang pria bisa melakukan orgasme berulang, dia tak hanya akan memuaskan dirinya tetapi juga secara efektif akan memuaskan pasangannya.

Secara teknis, multiple orgasm terjadi dalam sebuah rangkaian tanpa adanya rangsangan yang terputus antara kedua pasangan. Wanita sendiri telah diberkahi kemampuan untuk melakukan multiple orgasm. Namun tak banyak yang tahu bahwa pria juga sebenarnya bisa melakukan hal yang sama asalkan melatihnya secara benar.

Dalam kasus wanita, multiple orgasm berarti dapat meneruskan lagi rangsangan seksual secepatnya setelah mengalami masa klimaks. Biasanya waktu yang dibutuhkan hanya beberapa saat saja, sehingga klimaks kedua pun bisa dicapai. Intinya, jika seorang wanita benar-benar mengalami beberapa kali klimaks saat berhubungan, maka ia dapat dikatakan mengalami multiple orgasm.

Sementara itu, kebanyakan pria masih percaya bahwa multiple orgasm adalah kemampuan untuk mencapai ereksi sesegera mungkin setelah mengalami ejakulasi, untuk kemudian ereksi lagi dan mencapai klimaks. Ini jelas sebuah anggapan yang salah. Karena multiple orgasm sebenarnya terjadi tanpa harus kehilangan ereksi di antara proses orgasme. Jadi, multiple orgasme pada pria hanya melibatkan orgasme semata, dan tidak ejakulasi. Satu-satunya pengecualian di sini adalah ejakulasi tersebut mengikuti orgasme terakhir pada kejadian multi-orgasme.

Latih PC Anda
Jika pria ingin mengalami "getaran hebat" berulang-ulang, maka kuncinya adalah ereksi yang sempurna dan kemampuan menahan ejakulasi. Untuk mencapai kemampuan ini, ada beberapa teknik yang dianjurkan misalnya dengan melatih otot dasar panggul atau pubococcygeus (PC) yang dikenal sebagai otot seksual utama pendukung fungsi seksual wanita maupun pria. Faktor stamina juga memegang peran penting supaya tak mudah kelelahan.

Seorang sex therapist bernama Barbara Kesling Ph.D dalam buku The Complete Book of Mens Health mengemukakan, untuk mencapai multiple orgasm seorang pria dapat melakoni program yang terdiri dari dua bagian yakni fisik dan mental. Untuk program fisik, pria harus rajin melatih otot PC (yang biasa digunakan saat Anda ingin menghentikan aliran kencing) dengan cara mengkontraksikan dan mengendurkannya selama beberapa kali dalam sehari.

Latihan otot PC ini juga sering dikenal dengan nama senam kegel. Senam ini sangat sederhana sama seperti halnya saat menahan kencing. Anda.bisa melakukannya di kantor, antre di bank, menonton TV, atau saat menelepon. Bahkan Anda pun bisa memulainya sekarang.

Awalilah latihan dengan mencoba melakukan beberapa kali kontraksi singkat (flick) . Setelah itu, kontraksikan dan kendurkan otot PC Anda sebanyak 10 kali secara berturut-turut dalam waktu singkat. Kemudian cobalah mengkontraksikan otot PC dan menahannya selama 15 detik.

Lakukanlan secara teratur dan tingkatkan secara bertahap latihan hingga Anda bisa melakukan 10 kali flick dan 10 kali latihan menahan otot PC setiap hari. Hasilnya akan tampak pada 3-4 minggu kemudian. Dengan catatan, senam ini dijalani teratur dan tak dilakukan berlebihan karena area genital Anda akan mengalami cedera.

Latih mental
Untuk latihan mental, program dipusatkan pada pikiran dan otak. Di sini Anda harus belajar fokus dan mengidentifikasi setiap tahapan rangsangan selama berhubungan. Dengan begitu, Anda akan tahu kapan kemampuan mengatur otot PC dapat digunakan guna mencegah ejakulasi.

Memahami tahapan rangsangan yang Anda lalui menjelang orgasme dapat dilakukan ketika Anda berhubungan atau pun masturbasi. Dr Keesling membuat tahapan ini dalam level 1 hingga 10, yakni level 1 untuk tahapan tanpa rangsangan hingga 10 untuk tahap orgasme.

Ketika Anda sudah terlatih mengatur otot PC dan memahami dengan baik tahapan rangsangan seksual, tahap berikutnya adalah melatih diri untuk menghentikan sejenak (pause) di setiap level rangsangan berbeda. Penting artinya di sini untuk memiliki partner yang kooperatif dan sensitif.

Ketika berhubungan, awali proses penetrasi dengan perlahan hingga Anda mencapai level 4. Kemudian tahan dan ambilah nafas dalam-dalam sambil mengontraksikan otot PC Anda. Dengan begitu, level rangsangan Anda akan menurun setidaknya hingga satu atau dua level. Lalu cobalah untuk kembali beraksi dan berupaya meningkatkan level rangsangan Anda, Tahan lagi dan lakukan secara berulang menggunakan otot PC.

Pada saat rangsangan mendekati level tertinggi (level 10), kerahkan segala kemampuan untuk menahan keluarnya sperma (ejakulasi) dengan mengontraksikan otot PC. Pada proses ini, jangan pernah tutup mata Anda dan tariklah nafas dalam-dalam. Di sini Anda akan merasakan kenikmatan sebuah orgasme tanpa harus ejakulasi.

Setelah itu, rilekslah untuk beberapa menit sehingga Anda mendapat waktu beristirahat. Tanpa disadari, Anda sudah melakukan orgasme pertama, dan siap melakukan orgasme berikutnya!

Sumber : The Complete Book of Means Health

Sering-sering Seks Bikin Body Seksi




INGIN tampil beda dan lebih seksi? Melakukan seks secara rutin bisa jadi salah satu solusinya. Sebuah penelitian menyebutkan, aktivitas seksual pada pria dan wanita terbukti mampu menaikkan level testosteron. Pada wanita, kenaikan testosteron semakin memudahkan mereka mengalami orgasme, meningkatkan rasa percaya diri, dan membuat mereka jadi semakin terlihat seksi.

Hormon testosteron merupakan hormon yang berperan penting dalam perkembangan dan pemeliharaan karakteristik maskulin pada laki-laki. Meski begitu, kaum hawa pun memiliki hormon laki-laki ini meski jumlahnya tak banyak.

Selanjutnya penelitian membuktikan, tingkat hormon testosteron meninggi secara signifikan setelah seseorang, baik wanita maupun pria, berpelukan, bermesraan, ataupun bersenggama. Jadi pada riset ini, para responden diminta mengisi kuesioner setelah yang bersangkutan melakukan aktivitas seks; termasuk orgasme, tingkat hasrat seksual, dan perasaan yang mereka rasakan setelah bersenggama.

Studi mencatat tingkat testosteron pada responden sebelum dan sesudah berpelukan dan berhubungan seksual berbeda secara signifikan. Levelnya semakin naik. Semakin tinggi tingkat testosteron, orgasme pada wanita akan semakin baik, dan perasaan seksi semakin meningkat pada hari berikutnya.

Wanita juga umumnya merasa lebih seksi karena seks rutin membuat tubuhnya kencang dan bugar. Jangan lupa bahwa aktivitas seksual pada dasarnya hampir sama dengan olahraga. Energi yang dibuang bisa sebanyak 200 kalori per jam, setara dengan berlari selama 15 menit atau berenang sebanyak 10 menit. Denyut nadi bisa mencapai 70-150 per menit yang berarti masuk pada zona target latihan yang disarankan agar tujuan olahraga tercapai maksimal.

Kontraksi otot saat berhubungan intim juga bisa melatih bagian tulang pinggul, paha, bokong, lengan, leher, dan dada. Seks juga meningkatkan produksi testosteron untuk menguatkan tulang dan otot. Sebuah majalah perkawinan pernah memberi julukan ranjang sebagai alat fitnes yang hebat dan murah.

Usir sakit kepala

Di samping menjaga kebugaran lewat asupan makanan, seks teratur ternyata dapat membuat tubuh menjadi lebih fit. Badan pun menjadi bugar dan muka tampak berseri-seri. Yang dimaksud seks teratur adalah hubungan intim yang dijalankan secara rutin, seperti setiap 3 hari sekali atau seminggu sekali yang dilakukan tanpa paksaan alias suami dan istri sama-sama menginginkan.

Para peneliti di Universitas Queen di Belfast, Irlandia, juga yakin seks tak sekadar pemuas kebutuhan, tapi juga salah satu usaha untuk tetap hidup sehat. Beberapa keuntungan itu, setidaknya berhubungan seks sekali seminggu, mengurangi risiko terkena serangan jantung dan menjadi langsing. Selain itu juga mengurangi depresi dan rasa sakit kepala. Ini karena sebelum orgasme hormon oksitoksin akan meningkat 5 kali lebih tinggi dari biasanya. Hal ini membuat tubuh melepaskan hormon endorfin yang mengurangi rasa sakit di kepala. Seseorang yang melakukan seks sekali atau dua kali dalam seminggu akan meningkatkan antibodi yang biasa disebut imunoglobulin A hingga 30 persen. Antibodi ini akan memperkuat sistem imun tubuh Anda.

Jika suami/istri mulai bersikap dingin pada kegiatan seksual, lebih baik segera dicari penyebabnya. Bagi wanita, dingin terhadap seks bisa disebabkan berbagai hal, di antaranya:

* Rasa marah sering menyebabkan istri tak ingin bersentuhan dengan suaminya. Hal ini dilakukan semata untuk memperingatkan suami bahwa ia sedang marah padanya. Taktik untuk menghadapinya, cobalah cari tahu apa yang membuatnya marah. Ajaklah istri bicara dalam suasana relaks. Jika permasalahannya sudah mencair, istri tak akan keberatan kok bila diajak bercinta kembali. Malah, kalau suami bisa mengambil hati, istri bisa lebih "hot" dari biasanya.

* Kelelahan. Perannya sebagai ibu apalagi dia juga bekerja kerap membuat istri menjadi cepat lelah. Ada baiknya suami menawarkan bantuan untuk meringankan pekerjaan rumah. Biarkan istri beristirahat tanpa perlu melakukan pekerjaan rumah. Hal ini bisa membuatnya merasa dicintai dan dihargai. Sebagai imbalannya, istri pasti akan melakukan apa pun untuk suami. Termasuk ajakan bercinta.

* Merasa tak seksi. Tubuh bisa jadi hal yang paling sensitif bagi wanita. Lantaran itu, perasaan tak seksi kerap menjadi pengganjal hubungan intim. Ups, jangan-jangan Anda pernah nyeletuk tentang perubahan tubuhnya. Tampaknya sederhana, tapi bisa sangat sensitif lo! Berikan dorongan untuknya. Inilah waktunya bagi Anda menunjukkan perhatian. Beritahukan pada pasangan bahwa dengan tubuh seperti itu ia sudah cukup menarik. Lebih baik lagi Anda menggugahnya untuk sama-sama berolahraga.

Nah, bagi pria, ketidakpedulian terhadap seks dapat disebabkan:

* Banyak pikiran. Suami yang sedang banyak beban pikiran karena pekerjaan atau tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga sering menolak berhubungan intim. Bukan karena ia tak peduli kepada istri, tapi gairahnya hilang karena begitu banyak masalah bertumpuk di kepalanya.

* Jenuh. Salah satu alasan mengapa pria surut keinginan bercintanya karena ia mulai bosan pada aktivitas seks yang begitu-begitu saja. Pria senang dengan tantangan baru. Bila tak ada pembaruan dalam aktivitas seks, ia menganggap seks tak ubahnya hanya kegiatan intim yang membosankan. Sayangnya, mereka kerap enggan atau gengsi mengutarakan kepada istri karena takut ide-idenya ditolak. Istri dapat memberi solusi dengan berinisiatif menggunakan tempat atau posisi seks yang berbeda. Bulan madu kedua bisa jadi pilihan yang tepat. Melakukan foreplay yang variatif juga bisa menjadi pilihan.

Sumber:

Buku: Marriage of a Lifetime: A Godly Guide to Sex, Money and a Great Marriage, Janet Owbridge (Paperback/Vision Internasional, USA 2005)dan Journal of Sex Research, Society for the Scientific Study of Sexuality

Sumber : Tabloid Nakita

Cara Meraih Multiple Orgasme dengan Sex Tantra




Masalah seks memang gak abis-abisnya di bahas, seperti juga pada tulisan lalu tentang keharmonisan rumah tangga, tulisan berikut mengutip dari www.kapanlagi.com yang membahas tentang bagaimana mendapatkan cara meraih kenikmatan berhubungan dengan pasangan kita lewat metode Tantra, bagaimana meraih multiple orgasme bukan hanya untuk kaum wanita tetapi juga untuk kaum laki-laki, semoga bermanfaat.

Tak ada kelebihan yang tak kita ketahui dengan phallic gender, namun pada kenyataannnya tak ada bagian dari anatomi tubuh kita yang secara nyata memang khusus digunakan untuk kenikmatan seksual, dimana kita tak bisa meraih multiple orgasme, atau bisakah kita mengalaminya?

Kita bisa lebih baik

Sebelum Anda mencoba mengalami multi-orgasme, Anda harus mencoba berhenti memikirkan tentang seks meskipun hal tersebut sangat menantang, berhentilah membuat pasangan Anda orgasme dan berhentilah mencoba berbagai posisi seks. Mungkin Anda tak ingin membaca tentang hal tersebut namun anda harus mengenali tubuh, pikiran serta jiwa Anda sendiri.

Mungkin terdengar menyenangkan, namun Anda juga harus mengerti jika multiple orgasms tidak akan datang melalui stimulasi fisik – anda harus mengenali diri Anda sendiri dan membebaskan pikiran Anda dari semua masalah yang Anda miliki.

Berhentilah menekankan pada bagian tubuh seksual dan mulailah memperhatikan setiap pori-pori tubuh Anda. Jika Anda ingin memberikan sebuah tembakan dan larut ke dalam sebuah dunia lain dengan pasangan wanita Anda dan nikmatilah sensasi orgasme yang belum pernah Anda alami sebelumnya.

Tantra

Apakah tantra itu? Tantra merujuk pada kemampuan total mulai dari sisi mental, emosi, dan kondisi budaya sehingga seluruh energi dalam tubuh Anda akan mengalir keseluruh tubuh tanpa harus mengerahkan usaha.

Warren Farrell, pengarang ‘Women Can’t Hear What Men Don’t Say’ melakukan sebuah studi yang menyimpulkan bahwa kaum pria cenderung menginginkan seks jika semua kondisi terpenuhi, terutama daya tarik fisik.

Sedangkan kaum wanita cenderung masih harus mempertimbangkan semua kondisi seperti daya tarik, kehormatan, emosi, dan inteletual yang semuanya saling berkaitan. Beberapa wanita bahkan menambahkan kondisi kelima dan keenam seperti — singleness, status/success dan menambahkan kriteria ketujuh, kedelapan, dan kesembilan: kaum pria harus: kaum pria harus menyatakan ajakan keluar, kaum pria juga harus membayar, dan mereka juga harus menerima kenyataan saat kaum wanita menolak untuk dicium, dipegang tangannya, dan sebagainya.

Kaum pria selalu merasa bahwa harapan mereka selalu lebih rendah daripada wanita – hanya ada satu kondisi – dan mereka tak dapat menemukannya, meskipun mereka selalu merasa lebih dalam hal seksual.Karena itu kaum lelaki banyak yang memfokuskan pada daya tarik fisik dan penampilan luar mereka, komunikasi, keakraban, cinta serta ketidakpastian komitmen. Mungkin kita semua tahu bahwa kurangnya pemenuhan hasrat seksual memicu kemampuan seksual antar pasangan.

Tantra membantu Anda untuk berhenti memikirkan seks meskipun hanya melibatkan Mr. P dan Miss V dan mulai merasakannya dari dalam. Sekali Anda mengalaminya mungkin ada sedikit penyesalan mengapa Anda tak pernah mengetahuinya sebelumnya.

Bangkitkan Kembali Daya Seksual Anda

pertama yang harus Anda lakukan adalah cobalah menemukan kunci erotis tubuh Anda sendiri. Hal ini akan membantu Anda untuk berhenti memfokuskan diri pada Mr. P Anda dan mengalihkannya pada bagian lain tubuh Anda.

Hubungan ini tak akan membatasi kenikmatan yang selama ini Anda rasakan. Penjelajahan Tantra hanya terjadi saat seks digunakan sebagai media untuk mengenali diri Anda, percayalah jika Anda mengenali tubuh Anda, dijamin Anda bisa memuaskan pasangan Anda yang terjadi secara alami.

Kedua, mungkin Anda menumbuhkan hubungan baru dengan Mr. P Anda, maksudnya dengan memberinya nama dan sering-sering merawatnya. Karena banyak kaum pria yang melakukan masturbasi dengan cara mekanis yang berbeda-beda (kadang dengan paksaan dan rasa buru-buru) yang dapat menghilangkan kesensitifan dan kelembutannya.

Jika Anda membatasi pengalaman seksual hanya dalam lingkup daerah genital saja, mungkin Anda membutuhkan banyak latihan untuk meraih multiple orgasme. Namun ingatlah bahwa hal tersebut bukanlah tujuan akhir Anda dan jika Anda hanya memfokuskan pada hal tersebut mungkin Anda akan kehilangan poin-poin dalam seks Tantra.

Orgasme Tanpa Ejakulasi

Mungkin kita semua tahu bahwa orgasme berhubungan dengan ejakulasi, dan mungkin berhubungan seks juga memicu terjadinya orgasme. Namun hal terakhir yang harus Anda ketahui adalah bahwa seks adalah sebuah rutinitas untuk melepaskan ketegangan.

Bagian terpisah dari system aktif syaraf orgasme dan ejakulasi, biasanya orgasme dan ejakulasi terjadi secara spontan meskipun hal tersebut dapat terjadi pada setiap individu. Pada kaum pria multiple orgasme dalam waktu lama dapat terjadi tanpa harus mengalami ejakulasi.

Dengan Tantra kaum lelaki dapat meningkatkan kemampuan maksimal sampai tingkat tertinggi dengan klimaks yang cukup sering terjadi dengan kenikmatan yang cenderung tidak tepat.

Bagaimana meraih multiple orgasme?

Anda dapat memulainya dengan langkah berikut namun perlu diingat bahwa Anda masih membutuhkan banyak latihan untuk meraih puncak kenikmatan yang Anda inginkan.

Ambil nafas perlahan-lahan dan mendalam melalui mulut Anda untuk menyalurkan energi pada tubuh Anda (seperti meditasi), pijatlah tubuh pasangan secara menyeluruh dan cobalah untuk mengendalikan ejakulasi selama mungkin, dan cobalah untuk tetap tenang selama sesi ini. Cobalah mulai mengenali tubuh Anda sendiri dan lebih erotis. Berbicaralah dengan pasangan Anda, tetap tenang dan relaks selama latihan ini.

Cobalah memikirkan apa yang ada dalam tubuh Anda, jiwa Anda, hati Anda, detak degup jantung Anda, pikiran, dan perasaan dalam tubuh Anda.

Kaum lelaki yang dapat meraih multiple orgasme secara emosi dapat mencapai kebahagiaan dengan pasangannya. Saat seorang pria bisa menemukan kapasitas untuk relaks dalam tahap ‘kenikmatan ‘ tersebut maka dia bisa meraih tingkat baru yang hanya dapat dialami dengan mengalaminya secara langsung.

Meditasi Seksual Untuk Kehamonisan



Saya mencoba untuk mengutip tulisan yang sangat berhubungan dengan enterprener yaitu masalah seksual, keharmonisan dsbnya,.. kenapa sangat berhubungan, soalnya antara enterprener dan seksual harus saling mendukung dan memberikan dampak positif, silahkan membaca semga bermanfaat

//Aktifitas seksual dengan pasangan yang sah bukan hanya sentuhan, erangan dan deru napas untuk mencapai orgasme. Menikmati seks yang sebenarnya adalah peleburan, keseimbangan antara emosi, gairah dan kenikmatan. Untuk ingin mencapai aktifitas seks yang sebenarnya, Meditasi seksual salah satu solusinya//

Banyak sekali definisi tentang meditasi, seperti yang diungkapkan oleh Tjiptadinata Effendi, pakar meditasi dan penulis buku Meditasi Jalan Menuju Kehidupan Anda.

Tjiptadinata mendefinisikan meditasi sebagai jalan penyatuan menuju ke hadirat Sang Pencipta, dengan kata lain menyatukan diri dengan keabadian. Meditasi yang dilakukan dengan benar dapat mengarahkan hidup kita menuju jalan keseimbangan, antara badan, pikiran dan jiwa.

Berbagai manfaat meditasi

Banyak manfaat yang bisa diperoleh lewat meditasi. Seperti menghilangkan sifat emosional, meningkatkan rasa percaya diri, menajamkan intuisi dan mengendalikan stres. Ritual meditasi juga bisa dikondisikan sesuai kebutuhan, seperti meditasi ringan hanya sekedar relaksasi atau meditasi “syur” seperti meditasi seksual yang mampu meningkatkan keharmonisan rumah tangga.

Dengan bermeditasi, Anda mendapatkan energi kehidupan mengalir lebih maksimal ke dalam tubuh. Manfaatnya tubuh menjadi lebih seimbang, sehat jiwa dan raga. Bagi orang yang sedang mengalami stres, meditasi bisa memberikan manfaat.

Mengapa bisa demikian? Pada kondisi stres produksi hormon adrenalin dan kortisola akan meningkat. Hal ini dalam jangka waktuj lama bisa mengakibatkan gangguan pada pembuluh darah dan gangguan pada otak. Selain itu bisa mengakibatkan orang tidak dapat mengendalikan emosi dan mudah tersinggung.

Kondisi ini bisa diredam dengan bermeditasi, frekuensi getaran gelombang otak turun, nafas melambat dan tubuh mencapai titik homeostatis (seimbang). Hasilnya, secara alami tubuh akan memproduksi hormon melantonin dan endorphin, hormon yang bertugas menghilangkan rasa sakit juga menenangkan.

Meditasi Seksual ?

Meditasi seksual bisa diartikan melakukan hubungan kasih sayang yang tidak hanya mengandalkan nafsu belaka. Lebih dari itu, meditasi seksual adalah hubungan antara dua manusia yang menyertakan cinta kasih diantara mereka. Menurut Tjiptadinata, hubungan seks yang didasari cinta kasih, aura yang muncul berwarna merah jambu.

Hal ini lebih baik dibandingkan dengan hubungan seks berdasarkan nafsu belaka Walaupun dengan pasangan, jika hubungan seks hanya didasari nafsu, aura yang keluar adalah berwarna merah, demikian papar Tjiptadinata.

Untuk melakukan meditasi seksual, bersihkan badan terlebih dahulu. Jangan lupa berdoa agar medapat ridho Tuhan. Berdoalah sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Untuk meningkatkan rasa saling cinta, usahakan agar doa yang dipanjatkan memiliki tujuan yang sama.

Awali dengan relaksasi

Persiapan awal bermeditasi diawali dengan relaksasi, yaitu merilekskan fisik dan batin. Mulailah dengan relaksasi fisik. Ajak pasangan Anda untuk melakukan relaksasi bersama-sama. Cari tempat yang menurut Anda paling nyaman untuk melakukan meditasi tersebut. Agar relaks, cara yang dapat dilakukan adalah merentangkan tangan ke kiri dan ke kanan. Tahan sejenak dan angkat ke atas. Pertemukan kedua telapak tangan, turunkan ke bawah hingga di depan dada dengan posisi seperti orang menyembah. Lakukan dengan perlahan-lahan dan bernafaslah secara alami.

Setelah tubuh Anda merasa rileks, sekarang saatnya Anda masuk ketahap relaksasi batin. Anda sebaiknya duduk bersila, sejajar dengan pasangan. Pejamkan mata, letakan tangan di atas pangkuan (paha) dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas. Konsentrasikan pikiran, secara perlahan hirup udara melalui hidung dan hembuskan lewat mulut. Lakukan sekitar lima menit hingga Anda merasakan tubuh menjadi ringan dan nyaman.

Jika Anda berhasil, fase ini membuat Anda merasa seperti orang yang akan tertidur, nafas melambat, suara masuk namun otak tidak meresponnya. Lakukan dengan kepasrahan, kepasrahan akan membuka hati dan menerima kebesaran Tuhan.

Wewangian dan bunyi musik yang lembut akan membantu mengantar Anda lebih optimal dalam bermeditasi. Aroma harum bisa diciptakan dengan membakar aroma terapi atau meletakan bunga beraroma harum, seperti melati, sedap malam atau mawar. Iringan musik juga dapat membantu Anda lebih rileks. Alunan musik instrumental yang lembut membawa Anda ke suasana lebih romantis. Melalui vibrasi musik sensual, otak menjadi rileks dan metabolisme tubuh berjalan lancar, dengan demikian aktifitas apapun termasuk aktifitas seks berjalan lebih optimal.

Untuk mengantar Anda bermeditasi seksual, Ted Andrews (pakar kebudayaan Timur), penulis buku Terapi Musik merekomendasikan musik Symphony no 36 dari musisi Mozart dan Fifth Symphony (Beethoven) sebagai musik yang bisa membangkitkan Chakra dasar (pusat energi). Menurut Ted, musik tertentu memiliki kaitan langsung dengan chakra manusia yang terletak di otak. Gelombang-gelombang dalam musik mampu menggerakan system chakra lebih aktif dan menenangkan. Cocok sebagai pengantar meditasi seksual.

Melakukan Meditasi Seksual

Banyak orang beranggapan, meditasi seksual bertujuan mencapai orgasme. Anggapan ini keliru karena meditasi seksual selain mendapatkan orgasme, juga bertujuan untuk mencapai makna hubungan seks yang sebenarnya dan meningkatkan cinta kasih diantara suami istri.

Pada awal meditasi, lakukan dengan cara duduk bersila berhadapan atau dengan duduk sejajar mengarah ke satu arah. Tjiptadinata Effendi menyebutnya sebagai meditasi teratai kembar. Usahakan duduk serileks mungkin, kosentrasikan pikiran dan mulailah bermeditasi. Tanamkan dalam pikiran, bahwa pasangan Anda adalah anugerah terbaik dari Tuhan dan terima dia dengan segala kekurangan maupun kelebihan.

Sekarang fokuskan pikiran pada Anda bagian tubuh pasangan. Rasakan keluar masuknya hembusan nafas, pegang telapak tangan dan telusuri denyut nadinya secara perlahan. Bayangkan Anda sedang merasuk dan mengalir ke dalam aliran darah tubuh pasangan. Bawa tangan pasangan menyentuh dengan lembut bagian tubuh yang Anda inginkan. Pusatkan energi panas pada tangan atau ujung jemari Anda. Lakukan sentuhan mulai dari kepala, daerah belakang telinga, dada, perut hingga ujung kaki.

Proses ini sebaiknya dilakukan beberapa kali dan hindari daerah kemaluan. Lakukan perlahan dan rasakan energi hangat yang mengalir. Lakukan hal yang sama pada pasangan sesuai keinginannya. Sentuhan lembut menjadi media Anda dan pasangan mengenal secara dalam tubuh masing-masing, menerima dan saling memahami kekurangan. Jika sentuhan ini memacu jantung Anda dan meningkatkan gairah, kontrol emosi dan jangan terburu-buru ingin cepat menyelesaikannya.

Setelah selesai dengan tahap tersebut, lanjutkan dengan hubungan seks. Lakukan penetrasi tetap pada koridor meditasi yang dilakukan secara sadar. Karena penetrasi adalah kunci sentuhan terakhir dari keberhasilan meditasi seksual. Masukkan penis sebatas kepala penis, berhenti beberapa saat sambil menarik nafas. Lakukan pergerakan penis dengan perlahan, berhentilah beberapa saat untuk mengatur nafas kembali.

Mengembalikan kontrol emosi sebaiknya dilakukan setiapkali dorongan orgasme muncul. Percayalah, menyatunya aliran energi fisik, erotis dan kosmik yang dilakukan secara sadar akan menjadi pengalaman seksualitas dan sensualitas yang menakjubkan. Secara alamiah tubuh akan merasakan dan membangkitkan getaran pada cakra-cakra di dalam tubuh. Puncaknya adalah ketika sumber panas dan getaran tubuh sudah terpusat pada daerah Chakra seks yang letaknya dibawah pusar (penis/vagina).

Hasilnya Anda akan mendapatkan titik 100, istilah yang diutarakan Djoko Putranto, Pakar meditasi seksual untuk menggambarkan titik dimana Anda mendapatkan orgasme tanpa menjadi cape. Efek yang ditimbulkan justru badan menjadi sehat, bugar dan bersemangat. Sangat menarik bukan? Budi Sutomo

Box Pakar

Seksolog

dr. Bambang Sukamto, DMSH

”Meditasi Menyembuhkan Ejakulasi Permatur”

Menurut seksolog dr. Bambang Sukamto, meditasi untuk kesehatan seksual memang ada keterkaitan. Banyak kasus gangguan disfungsi seksual berawal dari gangguan primer psikosomatik (kejiwaan), seperti sres, emosi yang tidak terkontrol dan rasa rendah diri terhadap pasangan. Gangguan ini bisa diatasi dengan meditasi. Untuk ganguan yang bersifat fisik seperti kelainan anatomik, kelainan kardiovaskuler, akibat obat-obatan dan infeksi saluran kemih, dapat berperan sebagai penyulit. Gangguan fisik hanya dapat diatasi dengan pengobatan medis.

Prinsip meditasi sebenarnya mengendalikan emosi dan bersifat menenangkan pikiran. Seperti gangguan ejakulasi dini yang disebabkan oleh faktor psikis seperti stress dan emosi bisa diatasi dengan meditasi. Meditasi menjadikan pikiran tenang, badan rileks, peredaran darah lancar dan emosi terkontrol. Hasilnya badan menjadi sehat dan bugar. Kondisi fisik yang sehat dan pikiran tenang sangat berpengaruh terhadap kerja organ seksual yang melibatkan emosional dalam melakukannya.